JMDN logo

Sidak SPPBE, Pemkab dan Polres Lumajang Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman Jelang Lebaran

📍 Berita Terkini
25 Maret 2026
7 views
Sidak SPPBE, Pemkab dan Polres Lumajang Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman Jelang Lebaran

Lumajang, berita9.news – Polres Lumajang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), Senin (23/3/2026) kemarin, guna memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram tetap aman di tengah keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas melon menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama jajaran Forkopimda dan didampingi Kabag Log Polres Lumajang, Kompol Eko Basuki.


Dalam kegiatan itu, rombongan melakukan pengecekan di dua lokasi SPPBE, yakni SPPBE Sentosa Gasindo Raya di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, serta PT Sinar Agung Putra Abadi yang berada di kawasan Jalan Lintas Timur (JLT), Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang.


Pengecekan dilakukan untuk memastikan proses pengisian, distribusi, hingga jumlah stok elpiji 3 kilogram yang akan disalurkan ke agen maupun pangkalan berjalan sesuai ketentuan.


Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan, pasokan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Lumajang dalam kondisi aman, bahkan mengalami penambahan kuota dari pemerintah pusat.


“Pasokan elpiji 3 kilogram itu sebenarnya normal, bahkan dilebihi dari pusat. Saya sudah cek langsung bersama Polres dan Hiswana Migas, dan pasokan aman,” ujar Bunda Indah.


Menurutnya, kelangkaan yang dirasakan masyarakat beberapa waktu terakhir lebih disebabkan oleh lonjakan permintaan yang cukup tinggi menjelang Lebaran. Banyak warga membeli elpiji dalam jumlah lebih banyak dari biasanya karena khawatir tidak mendapatkan pasokan saat hari libur.


“Biasanya satu tabung, jadi beli empat sampai lima tabung. Karena takut pengecer tutup atau tidak sempat beli saat hari raya. Ini yang menyebabkan warga lain yang hanya punya satu tabung jadi kesulitan,” jelasnya.


Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut harus disikapi secara bijak oleh masyarakat agar distribusi elpiji tetap merata dan semua warga dapat memperoleh kebutuhan energi rumah tangga tersebut.


Selain itu, pemerintah daerah bersama aparat kepolisian juga akan memperketat pengawasan distribusi elpiji di lapangan, khususnya di tingkat pengecer, guna mengantisipasi potensi penimbunan maupun permainan harga.


“Kapolres akan memerintahkan seluruh jajaran polsek untuk melakukan pengecekan ke pengecer. Tidak boleh ada penimbunan dan tidak boleh menaikkan harga,” tegas Bunda Indah.


Sementara itu, Kabag Log Polres Lumajang Kompol Eko Basuki menyampaikan bahwa distribusi elpiji di wilayah Lumajang saat ini berjalan lancar dengan jumlah yang mencukupi kebutuhan masyarakat.


Ia juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.


“Hari ini saja sudah diberangkatkan sekitar 17 ribu tabung, sebelumnya 12 ribu tabung. Rata-rata distribusi harian mencapai 39 ribu hingga 40 ribu tabung. Jadi kami pastikan aman,” ungkap Kompol Eko.


Pihak kepolisian, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring secara intensif terhadap proses distribusi elpiji, mulai dari tingkat SPPBE, agen, hingga pengecer, agar penyaluran tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.


“Kami akan lakukan monitoring secara intensif, baik di tingkat agen maupun pengecer, agar distribusi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” pungkasnya.


Melalui sidak tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan elpiji 3 kilogram, sekaligus menjaga pola konsumsi agar tidak terjadi kepanikan yang justru memicu kelangkaan di tingkat pengecer.

📬 Berlangganan Newsletter

Dapatkan berita terbaru seputar desa langsung ke email Anda.

Berita Populer

Berita Populer